1) Organisasi Pangan dan Pertanian (bahasa Inggris: Food and
Agriculture Organization/FAO) berada di bawah naungan Perserikatan
Bangsa-Bangsa (PBB). Bermarkas di Roma, Italia, FAO
bertujuan untuk menaikkan tingkat nutrisi dan taraf hidup; meningkatkan produksi, proses,
pemasaran dan penyaluran produk pangan dan pertanian; mempromosikan pembangunan di pedesaan; dan
melenyapkan kelaparan. Misalnya, langkah FAO untuk
membasmi lalat buah Mediterania dari Lembah Sungai
Karibia menguntungkan industri jeruk Amerika Serikat.
FAO dibentuk tahun 1945 di Quebec City, Quebec, Kanada. Pada 1951, markasnya dipindahkan dari Washington, D.C., AS ke Roma, Italia. Terhitung 26 November 2005, FAO mempunyai 189 anggota (188 negara dan Komunitas Eropa).
Aktivitas utama FAO terkonsentrasi pada 4 bagian:
FAO dibentuk tahun 1945 di Quebec City, Quebec, Kanada. Pada 1951, markasnya dipindahkan dari Washington, D.C., AS ke Roma, Italia. Terhitung 26 November 2005, FAO mempunyai 189 anggota (188 negara dan Komunitas Eropa).
Aktivitas utama FAO terkonsentrasi pada 4 bagian:
·
Nasehat untuk pemerintah.
2) Badan Tenaga Atom Internasional (bahasa Inggris: International
Atomic Energy Agency, disingkat IAEA) adalah sebuah
organisasi independen yang didirikan pada tanggal 29 Juli 1957 dengan tujuan mempromosikan penggunaan energi nuklir secara damai serta menangkal penggunaannya untuk
keperluan militer. Markas IAEA terletak di Wina, Austria, dan beranggotakan 137 negara.
Pada tahun 1981–1997, IAEA
dipimpin oleh Hans Blix dan diteruskan oleh Mohamed elbaradei yang menjabat pada tahun 1997-2009. Pada tanggal 2 Juli 2009, Yukiya Amano dari Jepang terpilih sebagai
Ketua IAEA dan mulai menjabat pada bulan Desember 2009.
Pada tanggal 7 Oktober 2005, IAEA dan direktur jenderalnya kala itu, Mohamed elbaradei, mendapatkan Penghargaan Nobel Perdamaian atas jasanya membatasi penyebaran senjata nuklir.
Pada tanggal 7 Oktober 2005, IAEA dan direktur jenderalnya kala itu, Mohamed elbaradei, mendapatkan Penghargaan Nobel Perdamaian atas jasanya membatasi penyebaran senjata nuklir.
3) International Civil Aviation Organization atau ICAO (bahasa Indonesia: Organisasi Penerbangan Sipil Internasional)
adalah sebuah lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa. Lembaga
ini mengembangkan teknik dan prinsip-prinsip navigasi udara internasional serta
membantu perkembangan perencanaan dan pengembangan angkutan udara
internasional untuk memastikan pertumbuhannya terncana dan aman.
Dewan ICAO mengadopsi standar dan merekomendasikan praktik mengenai penerbangan, pencegahan gangguan campur tangan yang ilegal, dan pemberian kemudahan prosedur lintas negara untuk penerbangan sipil internasional. Assad Kotaite telah bertindak sebagai Presiden Dewan ICAO sejak 1976, tetapi akan mengundurkan diri pada Agustus 2006.
Dewan ICAO mengadopsi standar dan merekomendasikan praktik mengenai penerbangan, pencegahan gangguan campur tangan yang ilegal, dan pemberian kemudahan prosedur lintas negara untuk penerbangan sipil internasional. Assad Kotaite telah bertindak sebagai Presiden Dewan ICAO sejak 1976, tetapi akan mengundurkan diri pada Agustus 2006.
4) Dana Internasional untuk Pengembangan Agrikultural (bahasa Inggris: International
Fund for Agricultural Development disingkat IFAD) adalah sebuah
badan dari PBB yang didirikan pada 1977 untuk merespon bencana kelaparan di Sahel. Tujuan
utamanya adalah untuk menyediakan pendanaan dan menggerakkan sumber-sumber
tambahan untuk program-program yang khusus dirancang untuk pengembangan ekonomi
wilayah miskin, terutama dengan mengembangkan produktivitas agrikultural.
5) Organisasi Buruh Internasional (bahasa Inggris: International Labour Organisation, disingkat ILO)
adalah sebuah wadah yang menampung isu buruh internasional di bawah PBB. ILO
didirikan pada 1919 sebagai bagian Persetujuan
Versailles setelah Perang Dunia I. Organisasi
ini menjadi bagian PBB setelah pembubaran LBB dan
pembentukan PBB pada akhir Perang Dunia II.
Dengan Deklarasi Philadelphia 1944 organisasi ini menetapkan tujuannya. Sekretariat organisasi ini dikenal sebagai Kantor Buruh Internasional dan ketuanya sekarang adalah Juan Somavia.
ILO menerima Penghargaan Perdamaian Nobel pada 1969.
Dengan Deklarasi Philadelphia 1944 organisasi ini menetapkan tujuannya. Sekretariat organisasi ini dikenal sebagai Kantor Buruh Internasional dan ketuanya sekarang adalah Juan Somavia.
ILO menerima Penghargaan Perdamaian Nobel pada 1969.
6) Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) adalah organisasi internasional yang bertanggungjawab
dalam mengatur sistem finansial global dan menyediakan pinjaman kepada negara
anggotanya untuk membantu masalah-masalah keseimbangan neraca keuangan
masing-masing negara. Salah satu misinya adalah membantu negara-negara yang
mengalami kesulitan ekonomi yang serius, dan sebagai imbalannya, negara
tersebut diwajibkan melakukan kebijakan-kebijakan tertentu, misalnya privatisasi badan usaha milik negara.
Dari negara-negara anggota PBB, yang tidak menjadi anggota IMF adalah Korea Utara, Kuba, Liechtenstein, Andorra, Monako, Tuvalu dan Nauru.
Kritik
Peran ketiga institusi Bretton Woods telah menjadi kontroversi bagi banyak pihak sejak periode Perang Dingin. Para kritikus menganggap bahwa para pembuat kebijakan di IMF secara sengaja mendukung diktator militer kapitalis yang bersikap bersahabat dengan perusahaan-perusahaan Amerika dan Eropa. Mereka juga menganggap IMF tidak perduli terhadap demokrasi, hak asasi manusia dan hak-hak buruh. Kritik-kritik ini juga secara tidak langsung mendorong timbulnya gerakan anti-globalisasi. Sebagian yang lain beranggapan IMF tidak mempunyai power yang cukup untuk mendemokratisasikan negara yang berdaulat, dan juga tidak mempunyai power untuk mendukung stabilitas finansial. Mereka yang mendukung IMF berpendapat bahwa kestabilan ekonomi diperlukan sebelum adanya demokrasi.
Para pakar ekonomi mengkritik pola pemberian bantuan finansial yang selalu disertai "syarat-syarat", termasuk juga Structural Adjustment Programmes. Syarat-syarat ini menurunkan kestabilan sosial, yang juga berarti menghambat tujuan-tujuan IMF. IMF membatasi perekonomian negara dunia berkembang dengan cara menentang pengembangan infrastruktur dan meminta negara yang bersangkutan untuk hidup dengan standar yang rendah.
Dari negara-negara anggota PBB, yang tidak menjadi anggota IMF adalah Korea Utara, Kuba, Liechtenstein, Andorra, Monako, Tuvalu dan Nauru.
Kritik
Peran ketiga institusi Bretton Woods telah menjadi kontroversi bagi banyak pihak sejak periode Perang Dingin. Para kritikus menganggap bahwa para pembuat kebijakan di IMF secara sengaja mendukung diktator militer kapitalis yang bersikap bersahabat dengan perusahaan-perusahaan Amerika dan Eropa. Mereka juga menganggap IMF tidak perduli terhadap demokrasi, hak asasi manusia dan hak-hak buruh. Kritik-kritik ini juga secara tidak langsung mendorong timbulnya gerakan anti-globalisasi. Sebagian yang lain beranggapan IMF tidak mempunyai power yang cukup untuk mendemokratisasikan negara yang berdaulat, dan juga tidak mempunyai power untuk mendukung stabilitas finansial. Mereka yang mendukung IMF berpendapat bahwa kestabilan ekonomi diperlukan sebelum adanya demokrasi.
Para pakar ekonomi mengkritik pola pemberian bantuan finansial yang selalu disertai "syarat-syarat", termasuk juga Structural Adjustment Programmes. Syarat-syarat ini menurunkan kestabilan sosial, yang juga berarti menghambat tujuan-tujuan IMF. IMF membatasi perekonomian negara dunia berkembang dengan cara menentang pengembangan infrastruktur dan meminta negara yang bersangkutan untuk hidup dengan standar yang rendah.
7) Organisasi Maritim Internasional (Bahasa Inggris:International Maritime Organization atau IMO
(dulunya dikenal sebagai Inter-Governmental Maritime Consultative
Organization atau IMCO)), didirikan pada tahun 1948 melalui PBB
untuk mengkoordinasikan keselamatan maritim internasional dan pelaksanaannya.
Walaupun telah didirikan sepuluh tahun sebelumnya, IMO baru bisa berfungsi
secara penuh pada tahun 1958. Dengan berpusat di London, Inggris, IMO
mempromosikan kerja-sama antar-pemerintah dan antar-industri pelayaran untuk
meningkatkan keselamatan maritim dan untuk mencegah polusi air laut.
IMO dijalankan oleh sebuah majelis dan dibiayai oleh sebuah dewan yang beranggotakan badan-badan yang tergabung di dalam majelis tadi. Dalam melaksanakan tugasnya, IMO memiliki lima komite. Kelima komite ini dibantu oleh beberapa sub-komite teknis. Organisasi-organisasi anggota PBB boleh meninjau cara kerja IMO. Status peninjau (observer) bisa diberikan juga kepada LSM yang memenuhi syarat tertentu.
IMO didukung oleh sebuah kantor sekretariat yang para pegawainya adalah wakil-wakil dari para anggota IMO sendiri. Sekretariat terdiri atas seorang Sekretaris Jendral yang secara berkala dipilih oleh Majelis, dan berbagai divisi termasuk Inter-Alia, Keselamatan Laut (Marine Safety), Perlindungan Lingkungan dan sebuah seksi Konferensi.
IMO dijalankan oleh sebuah majelis dan dibiayai oleh sebuah dewan yang beranggotakan badan-badan yang tergabung di dalam majelis tadi. Dalam melaksanakan tugasnya, IMO memiliki lima komite. Kelima komite ini dibantu oleh beberapa sub-komite teknis. Organisasi-organisasi anggota PBB boleh meninjau cara kerja IMO. Status peninjau (observer) bisa diberikan juga kepada LSM yang memenuhi syarat tertentu.
IMO didukung oleh sebuah kantor sekretariat yang para pegawainya adalah wakil-wakil dari para anggota IMO sendiri. Sekretariat terdiri atas seorang Sekretaris Jendral yang secara berkala dipilih oleh Majelis, dan berbagai divisi termasuk Inter-Alia, Keselamatan Laut (Marine Safety), Perlindungan Lingkungan dan sebuah seksi Konferensi.
Sejarah
Konsep IMO
muncul setelah bencana kapal Titanic. Berdasarkan standar modern, rancangan
Titanic membuatnya sangat rapuh. Sekat-sekat kedap airnya tidak dipasang hingga
atas lambung kapal karena para insinyur perancangnya menghitung bahwa air laut
tidak akan mampu masuk ke atas kapal apabila kapal bermuatan wajar. Ketika
Titanic menabrak gunung es, perhitungan ini terbukti sangat salah. Dan ketika
para penumpang mulai meninggalkan kapal, terlihat jelas bahwa sekoci-sekoci
penyelamat tidak cukup tersedia. Alhasil, banyak nyawa dan materi hilang dalam
tragedi ini.
Pada saat itu, setiap negara memiliki peratuuran sendiri mengenai standar rancangan kapal, konstruksi dan peralatan keselamatannya. Inter-Governmental Maritime Consultative Organization (IMCO) dibentuk sebagai jawaban atas tragedi Titanic, tapi tertunda perwujudannya ketika Perang Dunia I meletus. Ketika perang berakhir, IMCO dihidupkan kembali dan menghasilkan sekumpulan peraturan mengenai pembangunan kapal dan keselamatannya yang disebut Safety Of Life At Sea (SOLAS) atau Keselamatan Jiwa di Laut. Setiap tahun, SOLAS terus dimodifikasi dan dimodernisasi untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi dan peristiwa-peristiwa baru di laut.
IMCO pada akhirnya berubah menjadi IMO. IMO secara berkala membuat peraturan (seperti International Regulations for Preventing Collisions at Sea atau Peraturan Internasional untuk Menghindari Tabrakan di Laut) yang didukung oleh badan-badan klasifikasi dan surveyor maritim untuk memastikan ketaatan setiap kapal terhadap peraturan yang berlaku. Port State Control authority (atau Otorita Pengawas Pelabuhan Negara) didirikan untuk memberikan kekuasaan kepada penjaga pantai (Amerika Serikat: US Coast Guard, Indonesia: KPLP [Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai]) untuk menginspeksi kapal-kapal berbendera asing yang masuk ke pelabuhan-pelabuhan negara tersebut. Sebuah Memorandum of Understanding (Protokol) telah ditanda-tangani oleh beberapa negara untuk menyatukan prosedur Port State Control di antara negara-negara tersebut.
Pada saat itu, setiap negara memiliki peratuuran sendiri mengenai standar rancangan kapal, konstruksi dan peralatan keselamatannya. Inter-Governmental Maritime Consultative Organization (IMCO) dibentuk sebagai jawaban atas tragedi Titanic, tapi tertunda perwujudannya ketika Perang Dunia I meletus. Ketika perang berakhir, IMCO dihidupkan kembali dan menghasilkan sekumpulan peraturan mengenai pembangunan kapal dan keselamatannya yang disebut Safety Of Life At Sea (SOLAS) atau Keselamatan Jiwa di Laut. Setiap tahun, SOLAS terus dimodifikasi dan dimodernisasi untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi dan peristiwa-peristiwa baru di laut.
IMCO pada akhirnya berubah menjadi IMO. IMO secara berkala membuat peraturan (seperti International Regulations for Preventing Collisions at Sea atau Peraturan Internasional untuk Menghindari Tabrakan di Laut) yang didukung oleh badan-badan klasifikasi dan surveyor maritim untuk memastikan ketaatan setiap kapal terhadap peraturan yang berlaku. Port State Control authority (atau Otorita Pengawas Pelabuhan Negara) didirikan untuk memberikan kekuasaan kepada penjaga pantai (Amerika Serikat: US Coast Guard, Indonesia: KPLP [Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai]) untuk menginspeksi kapal-kapal berbendera asing yang masuk ke pelabuhan-pelabuhan negara tersebut. Sebuah Memorandum of Understanding (Protokol) telah ditanda-tangani oleh beberapa negara untuk menyatukan prosedur Port State Control di antara negara-negara tersebut.
8) Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) atau "Panel
Antarpemerintah Tentang Perubahan Iklim" adalah suatu panel ilmiah yang
terdiri dari para ilmuwan dari seluruh dunia. IPCC didirikan pada tahun 1988
oleh dua organisasi PBB, World Meteorological Organization (WMO) dan United Nations Environment Programme (UNEP) untuk mengevaluasi risiko perubahan iklim akibat aktivitas manusia, dengan meneliti semua aspek
berdasarkan pada literatur teknis/ilmiah yang telah dikaji dan dipublikasikan.
Panel ini terbuka untuk semua anggota WMO dan UNEP.
Laporan-laporan dari IPCC sering dikutip dalam setiap perdebatan yang berhubungan dengan perubahan iklim. Badan-badan nasional dan internasional yang terkait dengan perubahan iklim menganggap panel iklim PBB ini sebagai layak dipercaya.
Pada 12 Oktober 2007, IPCC diumumkan sebagai pemenang anugerah Penghargaan Perdamaian Nobel bersama dengan Al Gore "untuk usaha mereka dalam membangun dan menyebar luaskan pengetahuan mengenai perubahan iklim yang disebabkan manusia serta dalam merintis langkah-langkah yang diperlukan untuk melawan perubahan tersebut."
Laporan-laporan dari IPCC sering dikutip dalam setiap perdebatan yang berhubungan dengan perubahan iklim. Badan-badan nasional dan internasional yang terkait dengan perubahan iklim menganggap panel iklim PBB ini sebagai layak dipercaya.
Pada 12 Oktober 2007, IPCC diumumkan sebagai pemenang anugerah Penghargaan Perdamaian Nobel bersama dengan Al Gore "untuk usaha mereka dalam membangun dan menyebar luaskan pengetahuan mengenai perubahan iklim yang disebabkan manusia serta dalam merintis langkah-langkah yang diperlukan untuk melawan perubahan tersebut."
9) International Telecommunication Union (ITU; dalam bahasa Perancis: Union
internationale des télécommunications, dalam bahasa Spanyol: Unión
Internacional de Telecomunicaciones) adalah sebuah organisasi internasional yang
didirikan untuk membakukan dan meregulasi radio internasional dan telekomunikasi. ITU didirikan sebagai International Telegraph Union di Paris pada
tanggal 17 Mei 1865. Tujuan utamanya meliputi standardisasi, pengalokasian spektrum radio, dan
mengorganisasikan perjanjian rangkaian interkoneksi antara negara-negara
berbeda untuk memungkinkan panggilan telepon internasional. Fungsinya bagi
telekomunikasi hampir sama dengan fungsi UPU bagi
layanan pos. ITU merupakan salah satu agensi khusus PBB, yang
bermarkas di Jenewa, Switzerland, di samping gedung utama kampus
PBB. ITU terdiri dari tiga biro:
Kepemimpinan
ITU diketuai
oleh seorang Sekretaris Jenderal, yang dipilih setiap 4 tahun oleh negara
anggota pada konferensi pleno.
Pada konferensi pleno ke-17 (2006) di Antalya, Turki, anggota ITU memilih Dr Hamadoun I. Toure dari Mali sebagai Sekretaris Jenderal. Beliau kemudian dipilih kembali sebagai Sekretaris Jenderal untuk masa jabatan 4 tahun yang kedua pada Konferensi Pleno ke-18 (2010) di Guadalajara, Mexico.
Pada konferensi pleno ke-17 (2006) di Antalya, Turki, anggota ITU memilih Dr Hamadoun I. Toure dari Mali sebagai Sekretaris Jenderal. Beliau kemudian dipilih kembali sebagai Sekretaris Jenderal untuk masa jabatan 4 tahun yang kedua pada Konferensi Pleno ke-18 (2010) di Guadalajara, Mexico.
10) Komisi Hak Asasi Manusia PBB atau United Nations Commission
on Human Rights (UNCHR) adalah komisi fungsional dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa. UNCHR
adalah lembaga di bawah UN Economic and Social Council (ECOSOC), dan juga dibantu oleh Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights (UNHCHR).
Komisi ini adalah mekanisme utama PBB dan forum internasional yang menangani
perlindungan hak asasi manusia. Pada 15 Maret 2006 Sidang Umum PBB memilih untuk menggantikan UNCHR dengan Dewan Hak Asasi Manusia PBB.
11) United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) adalah
organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1969. UNCTAD
adalah organ utama Majelis Umum PBB dalam menangani isu perdagangan, investasi dan pembangunan.
UNCTAD beranggotakan 191 negara dan bermarkas di Jenewa, Swiss. UNCTAD mempunyai 400 petugas dan anggaran sebesar $500 juta setahun.
UNCTAD beranggotakan 191 negara dan bermarkas di Jenewa, Swiss. UNCTAD mempunyai 400 petugas dan anggaran sebesar $500 juta setahun.
Pertemuan
UNCTAD
Petemuan UNCTAD diadakan setiap empat tahun:
- UNCTAD 8 diadakan di Kolombia pada 1992
- UNCTAD IX diadakan di Midrand, Afrika Selatan pada 1996
- UNCTAD X diadakan di Bangkok, Thailand pada 2000
- UNCTAD XI diadakan di Sao Paulo, Brazil pada 2004
- UNCTAD XII akan diadakan di Ghana pada 2008.
12) United Nations International Drug Control Program (UNDCP) dan
United Nations Centre for International Crime Prevention (CICP) adalah bagian
dari United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), yang sebelumnya disebut
United Nations Office for Drug Control & Crime Prevention (ODCCP).
Organisasi ini bertugas untuk program pengendalian narkoba.
13) United Nations Development Programme (UNDP) atau Badan Program
Pembangunan PBB (Bahasa Arab: برنامج
الامم المتحده الانماءي , Bahasa Prancis: Programme des Nations Unies pour le développement, Bahasa Spanyol: Programa de desarrollo de Naciones Unidas ) adalah
organisasi multilateral yang paling besar memberi bantuan teknis dan
pembangunan di dunia.
Berpusat di New York City dan juga sebagai organisasi terbesar dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Organisasi ini yang dibiayai oleh donor. Donor-donor ini biasanya membantu menyediakan ahli dan penasehat , pelatihan, dan perlengkapan pembangunan untuk negara berkembang, dengan menambah pemberian bantuan untuk negara berkembang.
Berpusat di New York City dan juga sebagai organisasi terbesar dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Organisasi ini yang dibiayai oleh donor. Donor-donor ini biasanya membantu menyediakan ahli dan penasehat , pelatihan, dan perlengkapan pembangunan untuk negara berkembang, dengan menambah pemberian bantuan untuk negara berkembang.
Sejarah
UNDIP
dibentuk pada tahun 1965 sebagai penggabungan dua organisasi sebelumnya (Program Bantuan Teknis PBB
dan Program Dana Khusus PBB). Organisasi ini dilihat sebagai organisasi yang
melakukan tugas pokok PBB selain perwujudan perdamaian dunia dan keamanan dunia
Keuangan
Total dana
Operasional PBB hingga tahun 2004 ialah sekitar $ 4 milliar (setara dengan sekitar Rp. 36.900.000.000.000
'Tiga puluh enam triliun sembilan ratus miliar rupiah', jika 1$ = Rp. 9.225)
Donor
(Bantuan)
Negara donor
terbesar ialah Amerika Serikat, menyumbang
$ 243 juta, diikuti oleh Britania Raya, yang menyumbang $ 233 juta kepada UNDIP. Jepang, Belanda, Norwegia dan Swedia menyumbang
lebih dari $ 100 juta. Sementara, Uni Eropa menyumbang lebih dari $921 juta ($ 226 juta berasal
dari Komisi Eropa dan sisanya berasal dari
negara-negara anggota Uni Eropa.
Keanggotaan
UNDP mempunyai anggota lebih kurang 166 negara dari
seluruh dunia, bekerja dengan bantuan pemerintah dan LSM lokal.
Fungsi
Fungsi umum dari UNDP, antara lain:
- Mewujudkan demokrasi dalam suatu negara
- Penanggulangan kemiskinan
- Membantu suatu negara untuk bangkit dari keterpurukan
- Perluasan Energi dan Keseimbangan Lingkungan
- Penanggulangan HIV/AIDS.
14) United Nations Environment Programme (UNEP) berperan
mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas alam sekitar Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan
membantu negara-negara berkembang melaksanakan kebijakan mengenai alam dan
menggalakkan sustainable development
di dunia. Organisasi ini didirikan setelah United Nations Conference on the Human Environment pada Juni
1972 dan bermarkas di Nairobi, Kenya. UNEP juga memiliki enam kantor regional.
15) Organisasi PBB untuk Pendidikan, Ilmu, dan Budaya (bahasa Inggris: United
Nations Educational, Scientific and Cultural Organization, disingkat
UNESCO) merupakan badan khusus PBB yang
didirikan pada 1945. Tujuan organisasi adalah mendukung perdamaian dan keamanan dengan
mempromosikan kerja sama antar negara melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan
budaya dalam rangka meningkatkan rasa saling menghormati yang berlandaskan
kepada keadilan, peraturan hukum, HAM, dan
kebebasan hakiki. (Artikel 1 dari konstitusi UNESCO).
UNESCO memiliki anggota 191 negara. Organisasi ini bermarkas di Paris, Perancis, dengan 50 kantor wilayah serta beberapa institut dan pusat di seluruh dunia. UNESCO memiliki lima program utama yang disebarluaskan melalui: pendidikan, ilmu alam, ilmu sosial & manusia, budaya, serta komunikasi & informasi. Proyek yang disponsori oleh UNESCO termasuk program baca-tulis, teknis, dan pelatihan-guru; program ilmu internasional; proyek sejarah regional dan budaya, promosi keragaman budaya; kerja sama persetujuan internasional untuk mengamankan warisan budaya dan alam serta memelihara HAM; dan mencoba untuk memperbaiki perbedaan digital dunia.
UNESCO memiliki anggota 191 negara. Organisasi ini bermarkas di Paris, Perancis, dengan 50 kantor wilayah serta beberapa institut dan pusat di seluruh dunia. UNESCO memiliki lima program utama yang disebarluaskan melalui: pendidikan, ilmu alam, ilmu sosial & manusia, budaya, serta komunikasi & informasi. Proyek yang disponsori oleh UNESCO termasuk program baca-tulis, teknis, dan pelatihan-guru; program ilmu internasional; proyek sejarah regional dan budaya, promosi keragaman budaya; kerja sama persetujuan internasional untuk mengamankan warisan budaya dan alam serta memelihara HAM; dan mencoba untuk memperbaiki perbedaan digital dunia.
Direktur
Jendral UNESCO
- Julian Huxley, Britania Raya (1946–1948)
- Jaime Torres Bodet, Meksiko (1948–1952)
- John Wilkinson Taylor, Amerika Serikat (sementara 1952–1953)
- Luther Evans, Amerika Serikat 1953–1958
- Vittotino Veronese, Italia (1958–1961)
- René Maheu, Perancis (1961–1974; sementara 1962)
- Amadou-Mahtar M'Bow, Senegal (1974–1987)
- Federico Mayor, Spanyol (1987–1999)
- Koïchiro Matsuura, Jepang (1999–2009)
- Irina Bokova, Bulgaria (2009–kini).
16) United Nations Fund for
International Partnerships (UNFIP) didirikan bulan Maret 1998 oleh Sekretaris Jenderal
Perserikatan Bangsa-Bangsa Kofi Annan. UNFIP bertanggungjawab atas pengaturan dan
pengembangan kerjasama di antara badan, departemen, dan program dan sektor pribadi PBB. UNFIP
bekerja dengan yayasan dan perusahaan yang mendukung PBB untuk mencari
kesempatan untuk kerjasama dan kolaborasi. Contohnya, UNFIP membantu kerja PBB dengan UN Foundation, dimana Ted Turner menyumbang US$1 miliar ke PBB selama 15 tahun,
meskipun UNFIP juga bekerja dengan Bill & Melinda Gates
Foundation, Ford Foundation, Rockefeller
Foundation, Synergos Institute, dan LTB
Foundation, di antara lainnya. Sejumlah perusahaan yang menjalani kerjasama
dengan UNFIP meliputi Google, Microsoft, dan Ericsson. Daftar lebih lengkap dapat dilihat di situs UNFIP: [1].
Kerjasama yang dikembangkan dan dikelola oleh UNFIP semuanya bekerja untuk mencapai delapan Millennium Development Goals. Cakupan prioritas UNFIP di dalam MDG, sebagaimana dicantumkan di situsnya, adalah kesehatan anak; penduduk dan wanita; lingkungan, termasuk keanekaragaman hayati, energi, dan perubahan iklim; dan perdamaian, keamanan, dan hak asasi manusia.
UNFIP dipimpin oleh Direktur Eksekutif Amir A. Dossal dan dipantau oleh sebuah Dewan Penasehat yang dipimpin oleh Deputi Sekretaris Jenderal Asha-Rose Migiro. Kantor pusatnya terletak di United Nations Headquarters di New York City. UNFIP adalah komponen dari United Nations Office for Partnerships, yang juga membawahi UN Democracy Fund.
Kerjasama yang dikembangkan dan dikelola oleh UNFIP semuanya bekerja untuk mencapai delapan Millennium Development Goals. Cakupan prioritas UNFIP di dalam MDG, sebagaimana dicantumkan di situsnya, adalah kesehatan anak; penduduk dan wanita; lingkungan, termasuk keanekaragaman hayati, energi, dan perubahan iklim; dan perdamaian, keamanan, dan hak asasi manusia.
UNFIP dipimpin oleh Direktur Eksekutif Amir A. Dossal dan dipantau oleh sebuah Dewan Penasehat yang dipimpin oleh Deputi Sekretaris Jenderal Asha-Rose Migiro. Kantor pusatnya terletak di United Nations Headquarters di New York City. UNFIP adalah komponen dari United Nations Office for Partnerships, yang juga membawahi UN Democracy Fund.
17) United Nations Population Fund (UNFPA) memulai operasinya
tahun 1969 sebagai United Nations Fund for Population Activities (namanya
berubah tahun 1987) dibawah administrasi United Nations Development Fund.Tahun 1971 badan ini
ditempatkan dibawah otoritas Majelis Umum
Perserikatan Bangsa-Bangsa.
UNFPA mendukung program di empat wilayah, negara Arab dan Eropa, Asia dan Pasifik, Amerika Latin dan Karibia, dan Afrika sub-Sahara. Mereka bekerja di lebih dari 140 negara, teritori dan wilayah. Sekitar tiga perempat staf bekerja di lapangan.
Beberapa tugas UNFPA melibatkan penyediaan suplai dan layanan untuk merawat kesehatan. Mereka juga mendorong partisipasi pemuda dan wanita untuk membantu mengembangkan masyarakat mereka yang terkena dampak dari kesehatan yang buruk yang meluas ke berbagai sektor seperti pencegahan penyakit kelamin termasuk HIV/AIDS.
UNFPA bekerja atas kerjasama dengan badan PBB, pemerintah dan komunitas lainnya. Bekerjasama, badan ini meningkatkan kewaspadaan dan mengelola dukungan dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mencapai Millennium Development Goals.
UNFPA mendukung program di empat wilayah, negara Arab dan Eropa, Asia dan Pasifik, Amerika Latin dan Karibia, dan Afrika sub-Sahara. Mereka bekerja di lebih dari 140 negara, teritori dan wilayah. Sekitar tiga perempat staf bekerja di lapangan.
Beberapa tugas UNFPA melibatkan penyediaan suplai dan layanan untuk merawat kesehatan. Mereka juga mendorong partisipasi pemuda dan wanita untuk membantu mengembangkan masyarakat mereka yang terkena dampak dari kesehatan yang buruk yang meluas ke berbagai sektor seperti pencegahan penyakit kelamin termasuk HIV/AIDS.
UNFPA bekerja atas kerjasama dengan badan PBB, pemerintah dan komunitas lainnya. Bekerjasama, badan ini meningkatkan kewaspadaan dan mengelola dukungan dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mencapai Millennium Development Goals.
18) Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (bahasa Inggris: United
Nations High Commissioner for Refugees; UNHCR) bermarkas di Jenewa, Swis. Badan ini
didirikan pada tanggal 14 Desember 1950, bertujuan
untuk melindungi dan memberikan bantuan kepada pengungsi berdasarkan permintaan
sebuah pemerintahan atau PBB kemudian untuk mendampingi para pengungsi tersebut dalam proses pemindahan
tempat menetap mereka ke tempat yang baru.
Badan ini menggantikan Organisasi Pengungsi Internasional dan Badan PBB untuk Administrasi Bantuan dan Rehabilitasi. UNHCR dianugerahi penghargaan Nobel untuk perdamaian tahun 1954 dan 1981. Badan itu diberi mandat untuk memimpin dan mengkoordinasikan langkah-langkah internasional untuk melindungi pengungsi dan menyelesaikan permasalahan pengungsi di seluruh dunia. Tujuan utamanya adalah untuk melindungi hak-hak para pengungsi. Badan ini memastikan setiap pengungsi mendapatkan hak untuk memperoleh perlindungan
Per 1 Januari 2003, dilaporkan bahwa sebanyak 20.556.781 pengungsi berada di bawah mandatnya, termasuk sekitar 5,5 juta di Eropa dan Amerika Utara. Per 31 Desember 2004, badan itu melaporkan total sebanyak 9.236.500 pengungsi secara resminya (tidak termasuk tambahan 4 juta pengungsi Palestina). [1].
Per 2004, badan itu telah membantu sedikitnya 50 juta orang untuk memulai kembali hidup mereka berdasarkan informasi dari situs resminya. Badan tersebut terdiri dari sekitar 5.000 staf yang berasal dari sekitar 120 negara.
Badan ini menggantikan Organisasi Pengungsi Internasional dan Badan PBB untuk Administrasi Bantuan dan Rehabilitasi. UNHCR dianugerahi penghargaan Nobel untuk perdamaian tahun 1954 dan 1981. Badan itu diberi mandat untuk memimpin dan mengkoordinasikan langkah-langkah internasional untuk melindungi pengungsi dan menyelesaikan permasalahan pengungsi di seluruh dunia. Tujuan utamanya adalah untuk melindungi hak-hak para pengungsi. Badan ini memastikan setiap pengungsi mendapatkan hak untuk memperoleh perlindungan
Per 1 Januari 2003, dilaporkan bahwa sebanyak 20.556.781 pengungsi berada di bawah mandatnya, termasuk sekitar 5,5 juta di Eropa dan Amerika Utara. Per 31 Desember 2004, badan itu melaporkan total sebanyak 9.236.500 pengungsi secara resminya (tidak termasuk tambahan 4 juta pengungsi Palestina). [1].
Per 2004, badan itu telah membantu sedikitnya 50 juta orang untuk memulai kembali hidup mereka berdasarkan informasi dari situs resminya. Badan tersebut terdiri dari sekitar 5.000 staf yang berasal dari sekitar 120 negara.
Ketua UNHCR
Daftar orang-orang yang menjabat ketua UNHCR:
|
No
|
Nama
|
Awal Jabatan
|
Akhir Jabatan
|
Asal Negara
|
||||
|
1
|
||||||||
|
2
|
||||||||
|
3
|
||||||||
|
4
|
||||||||
|
5
|
||||||||
|
6
|
||||||||
|
7
|
||||||||
|
8
|
||||||||
|
9
|
||||||||
|
10
|
Sekarang
|
|
|
|
|
19) Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) merupakan organisasi penerus dari Komisi Hak Asasi
Manusia PBB di PBB
Pada 15 Maret 2006 Majelis Umum PBB memvoting
untuk menciptakan sebuah organisasi hak manusia baru, meskipun ada penentangan dari Amerika Serikat. Dewan Hak Manusia beranggotakan 47 negara ini akan
menggantikan Komisi Hak Manusia yang beranggotakan 53 negara yang sekarang.
Badan hak manusia yang baru ini disetujui oleh 170 anggota dari dari 190
anggota. Empat negara menentang pembentukan Dewan, yaitu Amerika Serikat, Kepulauan Marshall, Palau, dan Israel) dan tiga
negara abstain, yaitu Belarus, Iran, dan Venezuela. Keempat negara yang menentang
menyatakan bahwa Dewan baru ini sedikit lebih banyak memliki kekuasaan dan
tidak memiliki penjagaan yang cukup untuk mencegah negara yang melecehkan HAM
mengambil kontrol dari Dewan.
Pemilihan
anggota
Pemilihan
untuk menentukan anggota Dewan HAM PBB dilakukan Selasa, 9 Mei 2006, waktu Amerika Serikat di Gedung Markas Besar PBB, New York.
Ada 63 negara yang mencalonkan diri untuk bisa duduk di Dewan HAM yang beranggotakan 47 negara. Selain Indonesia, untuk kawasan Asia yang mendapatkan jatah 13 kursi, anggota terpilih lainnya adalah Banglades, Jepang, Malaysia, Pakistan, Korea Selatan, Cina, Jordania, Arab Saudi, dan Sri Lanka. Sementara negara-negara Asia yang gagal terpilih adalah Iran, Irak, Kirgistan, Lebanon, Thailand.
Terpilihnya Indonesia sebagai anggota badan HAM baru PBB mendapatkan dukungan 165 negara dari 191 negara anggota PBB. Dalam pengundian, Indonesia dan India hanya mendapat masa jabatan satu tahun. Sementara Malaysia, Jordania, dan Arab Saudi mendapat masa jabatan tiga tahun.
Ada 63 negara yang mencalonkan diri untuk bisa duduk di Dewan HAM yang beranggotakan 47 negara. Selain Indonesia, untuk kawasan Asia yang mendapatkan jatah 13 kursi, anggota terpilih lainnya adalah Banglades, Jepang, Malaysia, Pakistan, Korea Selatan, Cina, Jordania, Arab Saudi, dan Sri Lanka. Sementara negara-negara Asia yang gagal terpilih adalah Iran, Irak, Kirgistan, Lebanon, Thailand.
Terpilihnya Indonesia sebagai anggota badan HAM baru PBB mendapatkan dukungan 165 negara dari 191 negara anggota PBB. Dalam pengundian, Indonesia dan India hanya mendapat masa jabatan satu tahun. Sementara Malaysia, Jordania, dan Arab Saudi mendapat masa jabatan tiga tahun.
20) United Nations Human Settlements Programme (UN–HABITAT)
adalah badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk
tempat tinggal manusia. Didirikan tahun 1978 dan berkantor pusat di markas PBB
di Nairobi, Kenya. Diberi tugas oleh Majelis Umum
Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mempromosikan secara sosial dan lingkungan kota
yang stabil dengan tujuan memberikan perlindungan sama bagi semua orang.
Pusat regionalnya disebut 'United Nations Centre for Human Settlements' (Habitat)/(UNCHS), dan berkantor di Nairobi, Rio de Janeiro, dan Fukuoka.
Pusat regionalnya disebut 'United Nations Centre for Human Settlements' (Habitat)/(UNCHS), dan berkantor di Nairobi, Rio de Janeiro, dan Fukuoka.
21) UNICEF (United Nations Children's Fund) atau Badan PBB untuk anak-anak
didirikan oleh Majelis Umum PBB pada 11 Desember 1946. Bermarkas
besar di Kota New York, UNICEF
memberikan bantuan kemanusiaan dan perkembangan jangka panjang kepada anak-anak
dan ibunya di negara-negara berkembang. UNICEF
merupakan agensi yang didanai secara sukarela, oleh karena itu agensi ini
bergantung pada sumbangan dari pemerintah dan pribadi. Program-programnya
menekankan pengembangan pelayanan masyarakat untuk mempromosikan kesehatan dan
kesejahteraan anak-anak. UNICEF mendapatkan Penghargaan Perdamaian Nobel pada 1965.Klub
Spanyol FC Barcelona mendukung UNICEF dengan memasang logo badan PBB itu pada
seragam para pemainnya tanpa imbalan finansial.
22) PBB Pembangunan Industri/United Nations Industrial Development Organization
(UNIDO), ONUDI akronim dalam bahasa Perancis / Spanyol, adalah badan
khusus dalam sistem PBB, berkantor pusat di Wina, Austria. Tujuan utama
Organisasi adalah promosi dan percepatan pembangunan industri di negara
berkembang dan negara dengan ekonomi dalam transisi dan promosi kerja sama
industri internasional. Ini juga merupakan anggota dari Grup United Nations
Development.
Ikhtisar
UNIDO
percaya bahwa industri kompetitif dan ramah lingkungan memiliki peran penting
untuk bermain dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan dan
mencapai Tujuan Pembangunan Milenium. Organisasi Oleh karena itu bekerja ke
arah peningkatan kualitas hidup kaum miskin di dunia dengan menggunakan sumber
daya yang dikombinasikan global dan keahlian dalam tiga bidang berikut tematik
saling terkait:
Pengentasan kemiskinan melalui kegiatan produktif;
Perdagangan pembangunan kapasitas, dan
Pengentasan kemiskinan melalui kegiatan produktif;
Perdagangan pembangunan kapasitas, dan
Energi dan
lingkungan.
Kegiatan di
bidang ini secara ketat sejalan dengan prioritas Nations Development Dekade
saat ini Amerika dan deklarasi multilateral terkait, dan tercermin dalam
pernyataan visi jangka panjang, rencana bisnis dan kerangka Program jangka
menengah dari UNIDO.
Dalam rangka
memenuhi tujuan ini, UNIDO
membantu negara-negara berkembang dalam perumusan pembangunan, kelembagaan,
kebijakan ilmiah dan teknologi dan program di bidang pembangunan industri;
menganalisis tren, menyebarkan informasi dan koordinat kegiatan dalam
pembangunan industri mereka;
bertindak
sebagai forum untuk konsultasi dan negosiasi diarahkan industrialisasi
negara-negara berkembang; dan
menyediakan
kerja sama teknis untuk negara-negara berkembang untuk menerapkan rencana
pengembangan mereka untuk industrialisasi yang berkelanjutan di sektor mereka
publik, koperasi dan swasta.UNIDO sehingga bekerja sebagian besar di
negara-negara berkembang, dengan pemerintah, asosiasi bisnis dan
perusahaan-perusahaan individu. Organisasi ini "modul layanan" adalah
Pemerintahan Industri dan Statistik, Investasi dan Promosi Teknologi, Daya
Saing Industri dan Perdagangan, Pengembangan Sektor Swasta, Agro-Industri,
Energi Berkelanjutan dan Perubahan Iklim, Protokol Montreal, dan Pengelolaan
Lingkungan.
UNIDO didirikan sebagai program PBB pada tahun 1966 dengan kantor pusat di Wina, Austria, dan menjadi sebuah badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1985.
Pada tahun 2004, UNIDO didirikan UNIDO Duta programme.In 2010, UNIDO menciptakan dua publikasi utama baru, Membuat Ini: Industri untuk Pengembangan dan Times UNIDO.
UNIDO didirikan sebagai program PBB pada tahun 1966 dengan kantor pusat di Wina, Austria, dan menjadi sebuah badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1985.
Pada tahun 2004, UNIDO didirikan UNIDO Duta programme.In 2010, UNIDO menciptakan dua publikasi utama baru, Membuat Ini: Industri untuk Pengembangan dan Times UNIDO.
Eksekutif kepala UNIDOUNIDO Direktur eksekutifhelmi Ibrahim 1967-1974
Abdel-Rahman (Mesir Mesir)1975-1985 Abd El-Rahman Khane (Aljazair
Aljazair)Direktur Jenderal unidodomingo L. 1985-1992 Siazon Jr (Filipina
Filipina)1993-1997 Mauricio de Maria y Campos (Meksiko Meksiko)1998-2005 Carlos
Alfredo Magariños (Argentina Argentina)Desember 2005 - Kandeh Yumkella (Sierra
Leone Sierra Leone)Fakta dan Angka
Saat ini, 173 negara adalah anggota dari UNIDO. Organisasi ini
mempekerjakan beberapa staf 650 di Markas dan di lapangan di sekitar
representasi 80 negara, dan menarik pada layanan dari beberapa pakar
internasional dan nasional 2.800 (sekitar 50% dari negara-negara berkembang)
setiap tahun, yang bekerja dalam tugas-tugas proyek di seluruh dunia. Pada
tahun 2007, UNIDO memiliki sekitar 850 proyek-proyek kerjasama teknis di
sekitar 120 negara.
Markas UNIDO adalah terletak di Vienna International Centre, kampus PBB
yang juga menjadi tuan rumah Badan Energi Atom Internasional, Perserikatan
Bangsa-Bangsa pada Kantor Obat dan Kejahatan dan Komisi Persiapan untuk Organisasi
Perjanjian Larangan Uji Komprehensif.Tematik fokus UNIDO
UNIDO menjelaskan area tematis fokus sebagai berikut: Pengentasan kemiskinan melalui kegiatan produktif
UNIDO menjelaskan area tematis fokus sebagai berikut: Pengentasan kemiskinan melalui kegiatan produktif
Sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,
sektor swasta memiliki peran sentral dalam pengurangan kemiskinan dan
pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium. Sektor swasta yang dipimpin
pengembangan industri membuat kontribusi yang signifikan untuk membawa tentang
perubahan struktural yang sangat dibutuhkan yang dapat mengatur perekonomian
negara-negara miskin pada jalur pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Karena
itu, layanan UNIDO fokus pada mendorong penciptaan lapangan kerja yang layak
dan pendapatan untuk mengatasi kemiskinan. Layanan ini disesuaikan untuk negara
berkembang dan berkisar dari saran kebijakan industri untuk kewirausahaan dan
pengembangan UKM, dan dari promosi investasi dan teknologi untuk penyediaan
energi pedesaan untuk penggunaan produktif.
Perdagangan kapasitas
Kemampuan teknis negara-negara berkembang untuk menghasilkan produk ekspor
yang kompetitif yang sesuai dengan standar internasional adalah kunci sukses
untuk partisipasi mereka dalam perdagangan internasional. UNIDO merupakan salah
satu penyedia terbesar yang terkait dengan perdagangan jasa pengembangan,
menawarkan nasihat terfokus dan netral dan kerjasama teknis di bidang daya
saing, modernisasi industri dan upgrade, sesuai dengan standar perdagangan
internasional, metode pengujian dan metrologi.
Energi dan lingkungan
Energi dan lingkungan
Perubahan mendasar dalam cara masyarakat memproduksi dan mengkonsumsi
sangat diperlukan untuk mencapai pembangunan berkelanjutan global dan memerangi
perubahan iklim. Oleh karena itu UNIDO mempromosikan pola konsumsi
berkelanjutan industri dan produksi untuk de-link proses pertumbuhan ekonomi
dan degradasi lingkungan. UNIDO adalah penyedia terkemuka jasa untuk
meningkatkan efisiensi energi industri dan promosi sumber energi terbarukan.
Hal ini juga membantu negara-negara berkembang dalam melaksanakan kesepakatan
lingkungan multilateral dan secara bersamaan mencapai tujuan ekonomi dan
lingkungan.
UNIDO menyelenggarakan Forum Energi Terbarukan global pada Oktober 2009.Sejarah latar belakang
UNIDO menyelenggarakan Forum Energi Terbarukan global pada Oktober 2009.Sejarah latar belakang
Asal-usul UNIDOONUDI dalam bahasa Prancis dan Spanyol
Asal-usul PBB Industrial Development Organization (UNIDO) dapat ditelusuri ke serangkaian studi pada program industrialisasi yang pesat dari negara-negara berkembang bahwa Sekretariat PBB dilakukan selama awal 1950-an atas permintaan PBB Ekonomi dan Sosial Council (ECOSOC). Studi ini memuncak dalam program kerja pada industrialisasi dan produktivitas disiapkan oleh PBB Sekretaris Jenderal pada tahun 1956 dan disahkan pada tahun berikutnya oleh ECOSOC dan Majelis Umum. Pada saat itu, pertama kali menyarankan bahwa sebuah badan khusus untuk menangani masalah industrialisasi akan didirikan, yang bisa meringankan organ politik ECOSOC dan Majelis Umum pertimbangan rinci pertanyaan-pertanyaan dan yang bisa sekretariat melaksanakan pekerjaan yang lebih substantif daripada Industri yang ada Bagian dari Biro Urusan Ekonomi dalam Sekretariat. Bagian Industri Sekretariat menjadi cabang pada tahun 1959, dan pada tahun 1962 menjadi Pusat Pengembangan Industri, dipimpin oleh seorang Komisaris untuk Pengembangan Industri.
Asal-usul PBB Industrial Development Organization (UNIDO) dapat ditelusuri ke serangkaian studi pada program industrialisasi yang pesat dari negara-negara berkembang bahwa Sekretariat PBB dilakukan selama awal 1950-an atas permintaan PBB Ekonomi dan Sosial Council (ECOSOC). Studi ini memuncak dalam program kerja pada industrialisasi dan produktivitas disiapkan oleh PBB Sekretaris Jenderal pada tahun 1956 dan disahkan pada tahun berikutnya oleh ECOSOC dan Majelis Umum. Pada saat itu, pertama kali menyarankan bahwa sebuah badan khusus untuk menangani masalah industrialisasi akan didirikan, yang bisa meringankan organ politik ECOSOC dan Majelis Umum pertimbangan rinci pertanyaan-pertanyaan dan yang bisa sekretariat melaksanakan pekerjaan yang lebih substantif daripada Industri yang ada Bagian dari Biro Urusan Ekonomi dalam Sekretariat. Bagian Industri Sekretariat menjadi cabang pada tahun 1959, dan pada tahun 1962 menjadi Pusat Pengembangan Industri, dipimpin oleh seorang Komisaris untuk Pengembangan Industri.
UNIDO sebagai organ khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa
Setelah kejadian itu, proposal untuk lebih lanjut melembagakan pembangunan industri-isu terkait dalam PBB dianggap oleh berbagai kelompok penasihat dan antar-organisasi organ. Selanjutnya, Majelis Umum PBB menciptakan UNIDO pada bulan November 1966 sebagai organ khusus Perserikatan Nations.In Januari 1967, Organisasi ini resmi didirikan dengan Markas Besar di Wina, Austria. Dibandingkan dengan Pusat Pengembangan Industri, penciptaan UNIDO ini dimaksudkan untuk memperluas karya pendahulunya. Selain kegiatan normatif, seperti bertindak sebagai forum untuk diskusi, fungsi analitis dan penyebaran informasi, UNIDO terlibat dalam kegiatan operasional, yaitu dalam kerjasama teknis kegiatan.
Konversi ke badan khusus
Setelah kejadian itu, proposal untuk lebih lanjut melembagakan pembangunan industri-isu terkait dalam PBB dianggap oleh berbagai kelompok penasihat dan antar-organisasi organ. Selanjutnya, Majelis Umum PBB menciptakan UNIDO pada bulan November 1966 sebagai organ khusus Perserikatan Nations.In Januari 1967, Organisasi ini resmi didirikan dengan Markas Besar di Wina, Austria. Dibandingkan dengan Pusat Pengembangan Industri, penciptaan UNIDO ini dimaksudkan untuk memperluas karya pendahulunya. Selain kegiatan normatif, seperti bertindak sebagai forum untuk diskusi, fungsi analitis dan penyebaran informasi, UNIDO terlibat dalam kegiatan operasional, yaitu dalam kerjasama teknis kegiatan.
Konversi ke badan khusus
Mendirikan UNIDO sebagai organ khusus yang tetap menjadi solusi kompromi.
Negara-negara berkembang (Kelompok 77) telah di contoh pertama mempromosikan
ide sebuah badan khusus dengan politiknya sendiri pengambilan keputusan
badan-badan pemerintahan dan otonomi dalam hal anggaran. Posisi yang sama juga
dianjurkan oleh beberapa tingkat tinggi kelompok ahli dan komite antar
pemerintah selama tahun-tahun berikutnya. Dalam konteks adopsi Majelis Umum
dari Deklarasi dan Program Aksi tentang Pembentukan Tatanan Ekonomi
Internasional Baru dan Piagam Hak-hak Ekonomi dan Tugas Negara, Konferensi
kedua Jenderal UNIDO, yang diadakan pada tahun 1975 di Lima, Peru, diadopsi
Lima Deklarasi tentang Pengembangan Industri dan Kerjasama. Untuk pertama
kalinya, tujuan pembangunan industri yang dihitung internasional - Target Lima
diantisipasi negara-negara berkembang untuk mencapai dua puluh lima per saham
persen dari produksi dunia industri dengan tahun 2000. Sebagai bagian dari
pengaturan kelembagaan Rencana Lima Aksi, dan dengan tujuan untuk membantu dalam
pembentukan Orde Ekonomi Internasional Baru, direkomendasikan kepada Majelis
Umum yang UNIDO diubah menjadi badan khusus.
Sebuah komite antar pemerintah menyiapkan rancangan konstitusi, yang
diadopsi di Wina pada tahun 1979. Namun, keberatan dan keraguan dari
negara-negara industri untuk perlunya badan khusus memberikan kontribusi untuk
menunda proses ratifikasi. Dalam rangka untuk memastikan bahwa organisasi baru
akan mulai dengan keanggotaan termasuk substansial semua Negara yang
signifikan, Majelis Umum, dengan resolusi yang diadopsi pada tahun 1982 dan
1984, menyerukan serangkaian konsultasi formal antara Negara Anggota calon,
yang akhirnya menyebabkan seorang jenderal perjanjian yang baru UNIDO
Konstitusi harus berlaku. Semua persyaratan formal yang diperlukan terpenuhi
pada tahun 1985, dan pada bulan Desember tahun yang sama, UNIDO akhirnya
menjadi Badan khusus keenam belas dengan Markas Besar PBB di Wina.[Sunting]
Krisis dan reformasi selama tahun 1990-an
Selama tahun-tahun berikutnya, UNIDO terus diperluas terutama kegiatan operasional. Namun, beberapa perkembangan luar dan di dalam Organisasi menyebabkan krisis, yang mencapai titik puncaknya pada tahun 1997 ketika UNIDO menghadapi risiko penutupan: Setelah berakhirnya Perang Dingin dan kemenangan sistem ekonomi pasar atas sistem ekonomi komando, dan dalam pandangan dari Konsensus Washington yang membatasi peran kebijakan industri dalam proses pembangunan ekonomi, beberapa Negara Anggota merasa bahwa pembangunan industri dapat didukung lebih efektif dan efisien oleh sektor swasta. Akibatnya, Kanada, Amerika Serikat (UNIDO itu kemudian donor terbesar), dan Australia kemudian menarik diri dari Organisasi antara tahun 1993 dan 1997. Bersamaan, perlambatan terus dalam ekonomi beberapa negara industri besar serta gejolak keuangan dari krisis keuangan Asia tahun 1997 menyebabkan bantuan pembangunan multilateral untuk menurun. Selain itu, struktur manajemen yang lemah dan kurangnya fokus dan integrasi kegiatan UNIDO memberikan andil memperburuk krisis.
Selama tahun-tahun berikutnya, UNIDO terus diperluas terutama kegiatan operasional. Namun, beberapa perkembangan luar dan di dalam Organisasi menyebabkan krisis, yang mencapai titik puncaknya pada tahun 1997 ketika UNIDO menghadapi risiko penutupan: Setelah berakhirnya Perang Dingin dan kemenangan sistem ekonomi pasar atas sistem ekonomi komando, dan dalam pandangan dari Konsensus Washington yang membatasi peran kebijakan industri dalam proses pembangunan ekonomi, beberapa Negara Anggota merasa bahwa pembangunan industri dapat didukung lebih efektif dan efisien oleh sektor swasta. Akibatnya, Kanada, Amerika Serikat (UNIDO itu kemudian donor terbesar), dan Australia kemudian menarik diri dari Organisasi antara tahun 1993 dan 1997. Bersamaan, perlambatan terus dalam ekonomi beberapa negara industri besar serta gejolak keuangan dari krisis keuangan Asia tahun 1997 menyebabkan bantuan pembangunan multilateral untuk menurun. Selain itu, struktur manajemen yang lemah dan kurangnya fokus dan integrasi kegiatan UNIDO memberikan andil memperburuk krisis.
Negara-negara Anggota UNIDO merespons dengan mengadopsi Rencana Bisnis
ketat pada Masa Depan Peran dan Fungsi Organisasi pada bulan Juni 1997.
Kegiatan yang tercantum dalam Rencana Bisnis didasarkan pada keunggulan
komparatif yang jelas dari UNIDO, sambil menghindari tumpang tindih dan
duplikasi dengan lembaga-lembaga multilateral lainnya. Titik kunci adalah bahwa
kegiatan harus diintegrasikan ke dalam paket layanan, bukannya disediakan
secara berdiri sendiri. Organisasi radikal mereformasi dirinya sendiri berdasarkan
rencana bisnis dan efisien jasa, sumber daya manusia dan keuangan serta proses
internal selama tahun-tahun berikutnya.
Pasca-reformasi Peran UNIDO
Pasca-reformasi Peran UNIDO
Atas dasar keuangan suara dan dalam gelombang kedua dari program reformasi
pada tahun 2004, UNIDO lebih fokus kegiatan dan jasa teknis secara langsung
menanggapi prioritas pembangunan internasional. Dalam sebuah penilaian
independen dari 23 organisasi internasional terhadap sejumlah besar kriteria,
UNIDO 6 dinilai terbaik secara keseluruhan dan sebagai terbaik dalam kelompok
menganggap agencies.In khusus dari perdebatan Reformasi PBB saat ini, dapat
diamati bahwa UNIDO secara aktif memberikan kontribusi untuk seluruh sistem PBB
koherensi dan efisiensi biaya.
Pemerintahan
Pemerintahan
Keanggotaan
Anggota, Daftar A
Anggota, Daftar B
Anggota, Daftar C
Anggota, Daftar D
Anggota, yang akan ditugaskan
Penandatangan Amerika, belum diratifikasi
Mantan anggota
Anggota PBB, atau badan-badan khusus PBB, atau IAEA, yang memenuhi syarat
untuk keanggotaan dengan proses UNIDO.The menjadi Anggota Organisasi dicapai
dengan menjadi pesta untuk Konstitusi. Status pengamat terbuka, atas
permintaan, kepada mereka yang menikmati status tersebut dalam Majelis Umum
Perserikatan Bangsa-Bangsa, kecuali Konferensi UNIDO Umum memutuskan sebaliknya.
Konferensi ini memiliki wewenang untuk mengundang pengamat lain untuk
berpartisipasi dalam pekerjaan organisasi sesuai dengan peraturan terkait dari
prosedur dan ketentuan Konstitusi.
Pada Oktober 2010, 173 Negara Anggota UNIDO, semua dari mereka menjadi
anggota PBB. Anggota UNIDO dibagi menjadi empat daftar, dengan tiga anggota
masih unassigned: Samoa, Tajikistan, dan Turkmenistan. Daftar A terdiri dari
semua negara di Afrika UNIDO + Grup Asia PBB (bersama dengan Israel, sementara
tidak termasuk Siprus, Jepang, dan tiga anggota ditugaskan). Daftar B terdiri
dari semua negara UNIDO dalam kelompok WEOG PBB (bersama dengan Siprus dan
Jepang, dan tidak termasuk Israel). Daftar C terdiri dari semua negara UNIDO
dalam kelompok GRULAC PBB. Daftar D terdiri dari semua negara UNIDO dalam
kelompok Eropa Timur PBB.
Daftar, awalnya didefinisikan dalam Resolusi Majelis Umum 2152 dan UUD
UNIDO berfungsi untuk menyeimbangkan distribusi geografis reprensentation
negara anggota 'pada Badan Pengembangan Industri [9] dan Program dan Komite
Anggaran.
UNIDO adalah salah satu dari dua badan-badan khusus PBB di mana anggota dipisahkan menjadi kelompok-kelompok sementara yang lain adalah IFAD. UNIDO Daftar B, adalah mirip dengan IFAD Daftar A - yang terdiri dari negara-negara terutama dikembangkan, [11] sedangkan set dari sisa anggota UNIDO mirip dengan set sisa anggota IFAD - yang terdiri dari terutama negara-negara berkembang.
Daftar lengkap adalah sebagai berikut:
UNIDO adalah salah satu dari dua badan-badan khusus PBB di mana anggota dipisahkan menjadi kelompok-kelompok sementara yang lain adalah IFAD. UNIDO Daftar B, adalah mirip dengan IFAD Daftar A - yang terdiri dari negara-negara terutama dikembangkan, [11] sedangkan set dari sisa anggota UNIDO mirip dengan set sisa anggota IFAD - yang terdiri dari terutama negara-negara berkembang.
Daftar lengkap adalah sebagai berikut:
Daftar A (94 anggota): Afghanistan, Aljazair, Angola, Bahrain, Bangladesh,
Benin, Bhutan, Botswana, Burkina Faso, Burundi, Kamboja, Kamerun, Cape Verde,
Republik Afrika Tengah, Chad, Cina, Comoros, Kongo, Pantai d ' Gading, DR
Kongo, Djibouti, Mesir, Equatorial Guinea, Eritrea, Ethiopia, Fiji, Gabon,
Gambia, Ghana, Guinea, Guinea-Bissau, India, Indonesia, Iran, Irak, Israel,
Yordania, Kazakhstan, Kenya, Korea Utara, Selatan korea, Kuwait, Kyrgyzstan,
Laos, Lebanon, Lesotho, Liberia, Libya, Madagaskar, Malawi, Malaysia, Maladewa,
Mali, Mauritania, Mauritius, Mongolia, Maroko, Mozambik, Myanmar, Namibia,
Nepal, Niger, Nigeria, Oman, Pakistan, Papua Nugini, Filipina, Qatar, Rwanda,
Sao Tome dan Principe, Arab Saudi, Senegal, Seychelles, Sierra Leone, Somalia,
Afrika Selatan, Sri Lanka, Sudan, Swaziland, Suriah, Thailand, Timor Leste,
Togo, Tonga, Tunisia , Uganda, Uni Emirat Arab, Tanzania, Uzbekistan, Vanuatu,
Vietnam, Yaman, Zambia, Zimbabwe.
Daftar B (23 anggota): Austria, Belgia, Siprus, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Irlandia, Italia, Jepang, Luksemburg, Malta, Monako, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Portugal, Spanyol, Swedia, Swiss, Turki, Britania Raya.
Daftar C (32 anggota): Argentina, Bahama, Barbados, Belize, Bolivia, Brasil, Chili, Kolombia, Kosta Rika, Kuba, Dominika, Republik Dominika, Ekuador, El Salvador, Grenada, Guatemala, Guyana, Haiti, Honduras, Jamaika, Meksiko, Nikaragua, Panama, Paraguay, Peru, Saint Kitts dan Nevis, Saint Lucia, Saint Vincent dan Grenadines, Suriname, Trinidad dan Tobago, Uruguay, Venezuela.
Daftar D (21 anggota): Albania, Armenia, Azerbaijan, Belarusia, Bosnia dan Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Republik Ceko, Georgia, Hungaria, Lituania, Montenegro, Polandia, Republik Moldova, Rumania, Federasi Rusia, Serbia, Slovakia, Slovenia , Makedonia, Ukraina.
Daftar B (23 anggota): Austria, Belgia, Siprus, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Irlandia, Italia, Jepang, Luksemburg, Malta, Monako, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Portugal, Spanyol, Swedia, Swiss, Turki, Britania Raya.
Daftar C (32 anggota): Argentina, Bahama, Barbados, Belize, Bolivia, Brasil, Chili, Kolombia, Kosta Rika, Kuba, Dominika, Republik Dominika, Ekuador, El Salvador, Grenada, Guatemala, Guyana, Haiti, Honduras, Jamaika, Meksiko, Nikaragua, Panama, Paraguay, Peru, Saint Kitts dan Nevis, Saint Lucia, Saint Vincent dan Grenadines, Suriname, Trinidad dan Tobago, Uruguay, Venezuela.
Daftar D (21 anggota): Albania, Armenia, Azerbaijan, Belarusia, Bosnia dan Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Republik Ceko, Georgia, Hungaria, Lituania, Montenegro, Polandia, Republik Moldova, Rumania, Federasi Rusia, Serbia, Slovakia, Slovenia , Makedonia, Ukraina.
Tidak ditugaskan negara (3 anggota): Samoa, Tajikistan dan Turkmenistan.
Negara penandatangan yang belum selesai prosedur ratifikasi mereka adalah: Antigua dan Barbuda (1982).
Negara penandatangan yang belum selesai prosedur ratifikasi mereka adalah: Antigua dan Barbuda (1982).
Tahta Suci dan Penguasa Militer Orde Malta memiliki status pengamat dengan
UNIDO.
Mantan anggota UNIDO [14] Australia (1985-1997), Kanada (1985-1993), Amerika Serikat (1985-1996). Semua dari mereka adalah anggota dari B. Daftar
Negara-negara lain yang telah menandatangani maupun meratifikasi baik konstitusi adalah Andorra, Brunei, Kepulauan Cook, Estonia, Islandia, Kiribati, Latvia, Liechtenstein, Kepulauan Marshall, Mikronesia, Nauru, Niue, Palau, San Marino, Singapura, Kepulauan Solomon, Tuvalu dan negara dengan pengakuan terbatas.
Pembuatan Kebijakan organ
Mantan anggota UNIDO [14] Australia (1985-1997), Kanada (1985-1993), Amerika Serikat (1985-1996). Semua dari mereka adalah anggota dari B. Daftar
Negara-negara lain yang telah menandatangani maupun meratifikasi baik konstitusi adalah Andorra, Brunei, Kepulauan Cook, Estonia, Islandia, Kiribati, Latvia, Liechtenstein, Kepulauan Marshall, Mikronesia, Nauru, Niue, Palau, San Marino, Singapura, Kepulauan Solomon, Tuvalu dan negara dengan pengakuan terbatas.
Pembuatan Kebijakan organ
Kebijakan pembuatan organ (atau mengatur badan) dari UNIDO didasarkan pada
pendahulu mereka yang efektif sebelum UNIDO menjadi badan khusus. Dengan
demikian, Konferensi Umum, Badan Pengembangan Industri (IDB) dan Program dan
Panitia Anggaran (PBC) yang berlabuh dalam Konstitusi.
Keputusan substantif para pembuatan kebijakan organ umumnya diambil berdasarkan konsensus. Sebuah suara terjadi ketika konsensus tidak dapat dicapai atau atas permintaan khusus dari anggota organ pembuatan kebijakan
Konferensi Umum
Keputusan substantif para pembuatan kebijakan organ umumnya diambil berdasarkan konsensus. Sebuah suara terjadi ketika konsensus tidak dapat dicapai atau atas permintaan khusus dari anggota organ pembuatan kebijakan
Konferensi Umum
Konferensi adalah organ tertinggi yang membuat kebijakan Organisasi dan
terdiri dari semua Negara Anggota UNIDO. Ini bertemu setiap dua tahun dan
menyetujui program dan anggaran, menetapkan skala penilaian untuk pengeluaran
anggaran rutin untuk dua tahunan mendatang dan, setiap kali kedua, menunjuk
Direktur Jenderal untuk periode empat tahun.
Badan Pengembangan Industri (IDB)
Dewan bertemu sekali dalam beberapa tahun Konferensi dan dua kali di
tahun-tahun lainnya, dan terdiri dari 53 Negara Anggota Organisasi yang dipilih
untuk jangka empat tahun. Ini bertindak sebagai badan persiapan untuk
Konferensi dan ulasan pelaksanaan program kerja yang disetujui dan anggaran
rutin dan operasional yang sesuai untuk dua tahunan mendatang. Antara
fungsi-fungsi utama lainnya, Dewan merekomendasikan kepada Konferensi skala
penilaian, serta sebagai calon untuk jabatan Direktur Jenderal.
Program dan Panitia Anggaran (PBC)
Komite ini terdiri dari 27 Negara Anggota Organisasi yang dipilih untuk
jangka waktu dua tahun dan memenuhi setidaknya sekali setahun untuk
mempertimbangkan, antara lain, usulan dari Direktur Jenderal untuk program
kerja dan perkiraan yang sesuai untuk reguler dan anggaran operasional.
Sekretariat
Sekretariat UNIDO berbasis di Wina (Austria) dan memiliki kantor perwakilan di Brussels (Belgia), Jenewa (Swiss) dan New York (AS). Pada 2010, struktur organisasi UNIDO yang terdiri dari [19] Kantor Direktur Jenderal (ODG), Pengembangan Program dan Divisi Kerja Sama Teknis (PTC), Strategi Daerah dan Lapangan Divisi Operasi (RSF), Support Program dan Manajemen Umum Divisi (PSM) serta kantor Pengawasan Internal dan Jasa Hukum.
(2010) saat ini Direktur Jenderal UNIDO, Mr Kandeh K. Yumkella (Sierra Leone), dipilih oleh Negara-negara Anggota pada Desember 2005. Dia terpilih kembali untuk masa jabatan empat tahun kedua pada Desember 2009.
Tingkat negara representasi
Sekretariat
Sekretariat UNIDO berbasis di Wina (Austria) dan memiliki kantor perwakilan di Brussels (Belgia), Jenewa (Swiss) dan New York (AS). Pada 2010, struktur organisasi UNIDO yang terdiri dari [19] Kantor Direktur Jenderal (ODG), Pengembangan Program dan Divisi Kerja Sama Teknis (PTC), Strategi Daerah dan Lapangan Divisi Operasi (RSF), Support Program dan Manajemen Umum Divisi (PSM) serta kantor Pengawasan Internal dan Jasa Hukum.
(2010) saat ini Direktur Jenderal UNIDO, Mr Kandeh K. Yumkella (Sierra Leone), dipilih oleh Negara-negara Anggota pada Desember 2005. Dia terpilih kembali untuk masa jabatan empat tahun kedua pada Desember 2009.
Tingkat negara representasi
Lapangan representasi
UNIDO sistem dari representasi lapangan meliputi empat kategori kantor:
Daerah kantor, yang meliputi negara lokasi mereka serta sejumlah negara di
wilayah yang sama, di mana Organisasi mengasumsikan status dari lembaga
non-residen
Negara Kantor, yang meliputi negara tuan rumah mereka
Kantor focal point dipertahankan dalam pemerintah nasional
UNIDO Desk di kantor UNDP.
Teknis kantor di Tingkat Negara
Dalam rangka memberikan dukungan tambahan untuk kegiatan teknis UNIDO itu,
berbagai jenis dinas teknis telah dibentuk. Ini termasuk:
Investasi dan Promosi Teknologi Kantor (itpos), yang mempromosikan aliran
investasi dan teknologi kepada negara berkembang dan negara dengan ekonomi
dalam transisi, yang dibiayai oleh negara tuan rumah mereka
Pusat Teknologi Internasional, yang bertindak sebagai katalis
untuk upgrade teknologi dan membantu dalam mengelola perubahan teknologi
Bekerja sama dengan United Nations Environment Programme (UNEP), UNIDO mendirikan jaringan global Pusat Produksi Bersih Nasional (ncpcs), bertujuan membangun kapasitas nasional dalam teknologi produksi bersih, mendorong dialog antara industri dan pemerintah dan meningkatkan investasi untuk transfer dan pengembangan teknologi ramah lingkungan.
Bekerja sama dengan United Nations Environment Programme (UNEP), UNIDO mendirikan jaringan global Pusat Produksi Bersih Nasional (ncpcs), bertujuan membangun kapasitas nasional dalam teknologi produksi bersih, mendorong dialog antara industri dan pemerintah dan meningkatkan investasi untuk transfer dan pengembangan teknologi ramah lingkungan.
Industri UNIDO yang Subkontrak dan Kemitraan Bursa
(SPX) memfasilitasi hubungan produksi antara kecil, perusahaan manufaktur
menengah dan besar dan link dengan pasar global dan jaringan rantai pasokan.
UNIDO Pusat untuk Kerjasama Selatan-Selatan sebagai bagian dari inisiatif kerjasama Selatan-Selatan UNIDO di beberapa besar negara-negara berkembang lebih maju.
UNIDO Pusat untuk Kerjasama Selatan-Selatan sebagai bagian dari inisiatif kerjasama Selatan-Selatan UNIDO di beberapa besar negara-negara berkembang lebih maju.
23) United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near
East (UNRWA)
adalah sebuah badan pembangunan bantuan dan manusia, memberikan pendidikan,
kesehatan, layanan sosial dan bantuan darurat kepada empat ratus ribu pengungsi Palestina yang
tinggal di Yordania, Lebanon dan Syria, juga di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Merupakan satu-satunya badan yang ditujukan untuk
membantu pengungsi dari satu daerah atau konflik tertentu. Terpisah dari UNHCR, Badan
Pengungsi PBB, yang merupakan satu-satunya badan PBB lain yang membantu
pengungsi, ditujukan pada semua pengungsi di seluruh dunia.
24) Organisasi Pariwisata Dunia atau OPD (bahasa Inggris: World
Tourism Organization/WTO) adalah salah satu badan dari PBB yang
menangani masalah pariwisata. Markas besarnya berada di Madrid, Spanyol. Mereka membuat Peringkat Pariwisata Dunia.
Sekretaris-Jenderal
OPD
- 1975–1985 — Robert Lonati (Perancis)
- 1986–1989 — Willibald Pahr (Austria)
- 1990–1996 — Antonio Enriquez Savignac (Meksico)
- 1998–2009 — Francesco Frangialli (Perancis)
- 2010–sekarang — Taleb Rifai (Yordania)
25) UPU (merupakan singkatan dari Universal Postal Union) merupakan sebuah organisasi internasional yang
didirikan pada tahun 1874. Organisasi ini merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang pengiriman
barang dan perangko. Universal Postal Union bermarkas di Bern, Swiss.
UPU memiliki anggota lebih dari 200 negara. Organisasi
ini bermarkas di Bern, Swiss, dengan 50 kantor wilayah dan beberapa institut
dan pusat di seluruh dunia. UPU memiliki dua program utama yang disebarluaskan
melalui: pengiriman barang, perangko.
26) WFP (World Food Programme) atau Program Pangan Dunia didirikan
oleh FAO pada 1960. Bermarkas besar di Kota New York, WFP memberikan bantuan kemanusiaan dan perkembangan
jangka panjang untuk program pangan di negara-negara berkembang. WFP merupakan agensi yang didanai
secara sukarela, oleh karena itu agensi ini bergantung pada sumbangan dari
pemerintah dan pribadi. Program-programnya menekanankan pengembangan pelayanan
masyarakat untuk mempromosikan program pangan.
27) Organisasi Kesehatan Dunia (bahasa Inggris: World
Health Organization/WHO) adalah salah satu badan PBB yang
bertindak sebagai sebagai koordinator kesehatan umum
internasional dan bermarkas di Jenewa, Swiss. WHO
didirikan oleh PBB pada 7 April 1948. Direktur
Jendral sekarang adalah Margaret Chan (menjabat
mulai 8 November 2006). WHO mewarisi banyak mandat dan persediaan dari
organisasi sebelumnya, Organisasi Kesehatan, yang merupakan agensi dari LBB.
Konstitusi
dan Sejarah
Konstitusi
WHO menyatakan bahwa tujuan didirikannya WHO "adalah agar semua orang
mencapai tingkat kesehatan tertinggi yang paling memungkinkan". Tugas
utama WHO yaitu membasmi penyakit, khususnya penyakit menular yang sudah
menyebar luas.
WHO adalah salah satu badan-badan asli milik PBB, konstitusinya pertama kali muncul pada Hari Kesehatan Dunia yang pertama (7 April 1948) ketika diratifikasi ( Ratifikasi ) oleh anggota ke-26 PBB. Jawarharlal Nehru, seorang pejuang kebebasan utama dari India, telah menyuarakan pendapatnya untuk memulai WHO. Aktivitas WHO, juga sisa kegiatan Organisasi Kesehatan LBB (Liga Bangsa-bangsa), diatur oleh sebuah Komisi Interim seperti ditentukan dalam sebuah Konferensi Kesehatan Internasional pada musim panas 1946. Pergantian dilakukan melalui suatu Resolusi Majelis Umum PBB. Pelayanan epidemiologi Office International d'Hygiène Publique Prancis dimasukkan dalam Komisi Interim WHO pada 1 Januari 1947.
WHO adalah salah satu badan-badan asli milik PBB, konstitusinya pertama kali muncul pada Hari Kesehatan Dunia yang pertama (7 April 1948) ketika diratifikasi ( Ratifikasi ) oleh anggota ke-26 PBB. Jawarharlal Nehru, seorang pejuang kebebasan utama dari India, telah menyuarakan pendapatnya untuk memulai WHO. Aktivitas WHO, juga sisa kegiatan Organisasi Kesehatan LBB (Liga Bangsa-bangsa), diatur oleh sebuah Komisi Interim seperti ditentukan dalam sebuah Konferensi Kesehatan Internasional pada musim panas 1946. Pergantian dilakukan melalui suatu Resolusi Majelis Umum PBB. Pelayanan epidemiologi Office International d'Hygiène Publique Prancis dimasukkan dalam Komisi Interim WHO pada 1 Januari 1947.
Kegiatan dan
Aktivitas
Selain
mengatur usaha-usaha internasional untuk mengendalikan penyebaran penyakit
menular, seperti SARS , malaria , tuberkulosis , flu babi dan AIDS , WHO juga mensponsori program-program yang bertujuan mencegah dan
mengobati penyakit-penyakit seperti contoh-contoh tadi. WHO mendukung
perkembangan dan distribusi vaksin yang aman dan efektif, diagnosa penyakit dan
kelainan, dan obat-obatan. Setelah sekitar dua dekade (dua puluhan tahun)
melawan variola , pada 1980 WHO menyatakan musnahnya penyakit cacar
(variola) -- penyakit pertama dalam sejarah yang dimusnahkan dengan usaha
manusia.
WHO
menargetkan untuk memusnahkan polio dalam kurun
waktu beberapa tahun lagi. Organisasi ini sudah meluncurkan HIV/AIDS Toolkit
untuk Zimbabwe (dari 3 Oktober 2006), dengan standar internasional.
Ditambah
lagi dalam tugasnya memusnahkan penyakit, WHO juga melaksanakan berbagai
kampanye yang berhubungan dengan kesehatan -- contohnya, untuk meningkatkan
konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran di seluruh dunia dan berusaha mengurangi
penggunaan tembakau . Para ahli bertemu di kantor pusat WHO di Jenewa pada bulan
Februari 2007 dan melaporkan bahwa usaha mereka pada perkembangan vaksin influenza yang pandemik telah mencapai kemajuan yang bagus. Lebih dari 40
percobaan klinik (clinical trial) telah selesai atau sedang berlangsung.
Kebanyakan difokuskan pada orang dewasa yang sehat. Beberapa perusahaan,
setelah menyelesaikan analisa keamanan pada orang dewasa, telah memulai percobaan
klinik pada orang lanjut usia dan anak-anak. Sejauh ini semua vaksin aman dan
dapat ditoleransi tubuh (diterima tubuh) pada semua tingkat usia.
28) Organisasi Hak atas Kekayaan Intelektual Dunia atau
disebut juga World Intellectual Property Organization (WIPO) (bahasa Perancis : Organisation
mondiale de la propriété intellectuelle atau OMPI) adalah merupakan
salah satu badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa. WIPO
dibentuk pada tahun 1967 dengan tujuan "untuk mendorong kreativitas dan memperkenalkan
perlindungan kekayaan intelektual ke seluruh
dunia."
WIPO saat ini beranggotakan 184 negara, serta menyelenggarakan 23 perjanjian internasional, dengan
kantor pusatnya di Jenewa, Swiss. Vatikan dan hampir seluruh negara anggota PBB merupakan
anggota WIPO. Negara-negara yang tidak menjadi anggota WIPO ini adalah Kiribati, Kepulauan Marshall, Federasi Mikronesia, Nauru, Palau, Palestina, Republik Demokrasi Arab Sahrawi, Kepulauan Solomon , Taiwan, Timor Leste, Tuvalu, dan Vanuatu.
Sejarah
Pendahulu
WIPO bernama BIRPI (Perancis Bureaux Internationaux Réunis pour la
Protection de la Propriété Intellectuelle, yang didirikan tahun 1893 untuk
mengawasi Konvensi Bern tentang Perlindungan Karya Seni dan Sastra dan Konvensi Paris tentang Perlindungan Hak atas Kekayaan Industri.
WIPO secara
resmi dibentuk oleh Konvensi Pembentukan Organisasi Hak Atas Kekayaan Intelektual Dunia
(ditandatangani di Stockholm pada tanggal 14 Juli 1967 dan diperbaiki pada tanggal 28 September 1979). Berdasarkan pasal 3 dari konvensi ini, WIPO berupaya untuk
"melakukan promosi atas perlindungan dari hak atas kekayaan intelektual
(HAKI) ke seluruh penjuru dunia." Pada tahun 1974 WIPO menjadi perwakilan
khusus PBB untuk keperluan tersebut.
Negara-negara anggota WIPO
Tidak
seperti cabang-cabang lain dari PBB, WIPO memiliki sumber dana sendiri yang
cukup besar, di luar kontribusi dari negara-negara anggotanya. Pada tahun 2006,
di atas 90% dari pemasukannya yang berkisar 500 juta CHF
diperkirakan berasal dari pendapatan berbentuk imbal jasa yang diperoleh International Bureau (IB) dari
aplikasi HAKI dan sistem registrasi yang mengatur Traktat Kerjasama Paten. Sistem Madrid untuk merek dan Sistem Den Haag untuk Hak atas Desain Industri.
29) Organisasi Meteorologi Dunia/World Meteorological Organization (WMO) adalah
sebuah organisasi antarpemerintah dengan
keanggotaan 188 Negara dan Teritori Anggota. Berasal dari International Meteorological Organization (IMO), yang didirikan tahun 1873.
Dibentuk tahun 1950, WMO menjadi badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk meteorologi (cuaca dan iklim), hidrologi dan geofisika. Memiliki kantor pusat di Jenewa, Swiss. Presidennya
Alexander Bedritsky dan Sekretaris
Jenderalnya Michel Jarraud.
Bulan Juni 1976, dalam tanggapan terhadap laporan pers
yang memprediksikan peristiwa seperti Zaman Es Kecil, Organisasi
Meteorologi mengeluarkan peringatan bahwa pemanasan iklim global yang signifikan dapat menyebabkan zaman es.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar